Tampilkan postingan dengan label Photoshop. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Photoshop. Tampilkan semua postingan

Jumat, 13 September 2013

Plug-ins Photoshop

Apakah yang dimaksud Plug-in, Plug-in adalah suatu tambahan fitur dari pihak ketiga untuk mengupgrade kemampuan Photoshop anda. Sifatnya sama seperti anti virus yang setiap saat bisa di up-date dan di instal ke photoshop anda. Dengan menambah plug-ins maka akan semakin memudahkan anda dalam mendesain maupun menciptakan sesuatu yang baru serta membuat desain menjadi semakin simple dan cepat....


Macam - macam Plug-ins pada Photoshop:
Sebenarnya ada banyak namun yang terpenting adalah 2 plug-ins ini

- Plug ins untuk BRUSH
Dengan Plug-ins brush maka koleksi BRUSH Tool anda akan semakin banyak

Contoh Plug-ins untuk Brush - Tree Brushes By BlazteR [JavierZhX].abr

Gambar BRUSH di atas tidak akan ada pada default Photoshop kecuali kita sendiri menambahkannya


- Plug-ins untuk FILTERS
Contoh: Reflection Filters - dengan plug-ins tersebut maka kita dapat membuat gambar dengan efek refleksi lebih cepat...


Cara mencari Plug-ins Photoshop
=====================

Sangat mudah karena kita hanya tinggal browsing di Google Services dan mengetikkan kata kunci yang tepat seperti: Photoshop Plug-ins atau Plug-ins for Photoshop


Tutorial Selanjutnya!!!
================
Bagaimana Cara Menginstal atau Load Plug-ins BRUSH ke Photoshop
Misalkan anda telah mendownload suatu plug-ins maka tinggal kita Load saja,,,
Plug-ins berekstensi *.abr

Penjelasan:
Jadi Klik BRUSH TOOL kemudian klik panah segitiga kecil sehingga muncul pilihan menu dan pilih Load Brushes lalu terakhir cari direktori tempat anda mendownload Plug-ins dan pilih Load

Hasilnya:
KOLEKSI BRUSH pun bertambah!!!
Tools: Brush Photoshop


Terima kasih semoga bermanfaat
Baca selengkapnya » 0 komentar

Mengenal Style Pada Photoshop

tanpa berlama - lama mari kita mulai, pertama adalah memunculkan jendela Style
Caranya:

Pilih Window - Style (Dalam Hal ini Style Harus Sudah TerCENTANG)

Hasilnya:

Gambar di atas adalah jendela STYLE

Kita bisa memilih macam - macam Style sesuai dengan yang disediakan

Ok, Sebagai Contoh:
Coba kita menggambar kotak dengan menggunakan Rectangle Tool, kemudian pilih / klik style yang diinginkan. Disini saya mencoba beberapa Style diantaranya:


Seperti yang telah saya katakan sebelumnya, dengan sedikit kreasi kita bisa membuat efek - efek menarik lainnya:
diantaranya adalah FRAME FOTO
[+] Klik gambar untuk memperbesar ukuran
mmmm... Bautiful Girl in Chromed Frame

Ok bagi kalian yang ingin mengetahui bagaimana cara membuat Frame Photo seperti di atas... Silahkan klik link di bawah ini...

Semoga penjelasan di atas bermanfaat


Terima kasih semoga bermanfaat
Baca selengkapnya » 0 komentar

Mengenal Resolusi Photoshop

Pada pembuatan document baru untuk Photoshop secara default adalah color mode, RGB resolusi adalah 72 pixel/inch. Bagi disain pemula mungkin belum begitu mengerti tentang color mode RGB resolusi tsb. karena dengan resolusi  72 pixel/inch akan berakibat image kurang maximal untuk cetak/offset dengan Lpi 150/175. Untuk standar cetak pada umumnya file Photoshop adalah resolusi 300 pixel/inch, bukan per cm untuk pemakaian file 100%.

resolusi Photoshop
Perbandingan Resolusi 72 dpi dengan 300dpi

Memang untuk tampilan di monitor untuk file resolusi 72 dpi atau 300 dpi tidak begitu kelihatan, tapi untuk hasil cetak 150/175 lpi jauh berbeda. Sedangkan untuk color mode RGB dengan CMYK akan menghasilkan warna yang berbeda pada hasil cetaknya. Dengan begitu kalau  misalkan anda disain mungkin kalau boleh saya sarankan untuk file Photoshop color mode CMYK dan Resolusi 300 DPI.
Semoga penjelasan di atas bermanfaat

Terima Kasih

Semoga Bermanfaat
Baca selengkapnya » 0 komentar

Tutorial Membuat Gradien Backgound di photoshop

Tutorial membuat gradien background merupakan tutorial yang menarik. Pada tutorial kali ini kita akan belajar membuat gradien background namun bikinan sendiri...

Tanpa panjang dan lebar serta gak pake lama (GPL) ayo kita buat GRADIEN!!!

1. Jalankan program photoshop.
Caranya: Start --> All Program --> Adobe Photoshop

2. Buat Lembar kerja baru
Caranya: tekan [Ctrl] + [N]
Anda bisa membuat pengaturan anda sendiri, tapi
Disini saya atur seperti ini:
Name = Gradien
preset Sazes = 800 x 600
Width = 800
Height = 600
Resolution = 72 pixels/inch
Mode = RGB Color
Contents = Transparent (*recommended)
Tekan [ok]

2. Setelah itu klik Gradient Tool dengan gambar icon pada tool box sebelah kiri
photoshop dasar
Gradien Tool

3. Pada layar sebelah atas terdapat properties dari gradien
photoshop dasar

Klik kiri pada bagian yang saya beri lingkakaran sehingga muncul kotak dialog
Gradien Editor

ini adalah pengaturan normal pada komputer saya
photoshop dasar

4. Sekarang waktunya mengedit gradien yang diinginkan, sebagai contoh saya akan membuat gradien
"merah - hitam - merah - hitam - merah"
Caranya:
Ubah Name = merah - hitam - merah - hitam - merah
Gradien Type = Solid
Smoothness = 100%
photoshop dasar
Klik tanda lingkaran dengan no. 1
Lalu ke lingkaran no.2 dan pilih warna merah [OK]

Selanjutnya
photoshop dasar
Sama seperti langkah sebelumnya
namun kali ini pada no. 4 kalian pilih warna hitam [OK]

Selanjutnya
photoshop dasar
Yup masih sama namun kali ini pada no. 6 pilih warna merah

Selanjutnya
photoshop dasar
Sama, ubah warna no. 8 menjadi hitam

Selanjutnya
photoshop dasar
Sama, ubah warna no. 10 menjadi merah

Hasilnya:
photoshop dasar

Setelah itu klik tombol new pada dialog Gradien Editor tersebut
Dan Jadi deh........
Anda bisa mengembangkannya sendiri sesuai dengan kreatifitas anda


Sedikit tambahan
Coba dengan mode gradian yang anda buat
Ada 5 Macam mode gradien:
photoshop dasar

a. Linear Gradien
Gradien searah garis lurus
Pada Lembar kerja tahan klik kiri lalu sapukan dari kiri ke kanan, hasilnya:
photoshop dasar

b. Radial Gradien
Gradien seolah-olah muncul dari pusat suatu lingkaran
hasilnya:
photoshop dasar

c. Angle Gradien
Gradien dengan sudut tertentu namun tetap berpusat pada inti
Hasilnya:
photoshop dasar

d. Reflected Gradien
Sama seperti linear namun dengan effek terbalik
photoshop dasar

e. Diamond Gradien
Gradien dengan effek belah ketupat / diamond
Hasilnya:
photoshop dasar

Kegunaan:
Dengan menguasai teknik gradien maka akan membuat disain anda semakin atraktif dan nyata

"SEMOGA BERMANFAAT"
Baca selengkapnya » 0 komentar

Penjelasan Tentang Layers Photoshop

Layers merupakan lapisan yang berfungsi sebagai tempat objek, bisa diibaratkan sebagai kanvas atau lapisan...

Dengan adanya Layers, memungkinkan Anda untuk mengedit sebuah objek tanpa mengganggu objek yang lain Sebagai contoh, jika Anda sedang mengedit gambar 1 maka gambar 2 tidak akan terpengaruh.

Anda dapat mengatur komposisi layers dengan cara mengubah atribut dan urutan layers. Sebagai tambahan, corak khusus seperti adjustment layers, fill layers, dan layers style dapat diterapkan untuk memberikan efek khusus pada layers tersebut Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar di bawah.
ilustrasi layer
Gambar : ilustrasi layer 1 dan layer 2

Layers berisi satu objek sehingga masing-masing objek dapat diedit tanpa mempengaruhi objek yang lain. Ketika Anda memberikan efek tertentu (layer style) pada sebuah layer, maka Anda dapat menduplikasi layer style ke layer yang lain dengan corak dan bentuk yang sama.

Untuk Lebih jelasnya mengenai pengaturan Layer pada photoshop, silahkan lihat gambar tentang Layer Properties di bawah ini :
Layer Properties
Gambar : Layer Properties

Berikut ini keterangan dari Layer Properties serta fungsi - fungsinya :

A. Link
Digunakan untuk membuat agar bisa mengelompokkan banyak layer sekaligus. Cara memakainya dengan memilih nama-nama layer yang diinginkan (dengan Shift + Klik), kemudian klik icon ini.

B. Layer Style
Digunakan untuk membuat layer yang berfungsi seperti menu Layer > Layer style.

C. Add Layer Mask
Digunakan untuk menutup/melindungi sebagian/seluruh lapisan gambar dari proses pengeditan.

D. New Adjustment Layer
Digunakan untuk membuat layer yang berfungsi sebagai pengubahan warna. Perbedaannya kalau menggunakan menu Image > Adjustment bisa dibaca artikel tutorial yang ini.

E. Layer Group
Digunakan untuk mengelompokkan beberapa layer menjadi suatu kumpulan layer, agar mempermudah proses pekerjaan yang menggunakan banyak sekali layer.

F. New Layer
Digunakan untuk membuat layer baru yang kosong, ataupun untuk membuat duplikat layer. Untuk membuat duplikat layer, lakukan dengan cara menggeser nama layer ke icon ini.

G. Delete Layer
Digunakan untuk menghapus layer. Aktifkan layer yang ingin dihapus, kemudian klik icon ini. Dalam Photoshop versi CS2, bisa juga dilakukan hanya dengan mengaktifkan layer kemudian tekan tombol Delete pada keyboard (ini belum bisa dilakukan jika Anda menggunakan Photoshop versi sebelumnya).

H. Layer Blending Option
Digunakan untuk mengatur proses yang terjadi pada pixel-pixel layer terhadap layer yang ada posisinya berada dibawahnya.

I. Image Adjustment Layer

Ini menunjukkan sebuah gambar layer yang merupakan pengaturan warna.

J. Layer Thumbnail

Ini adalah tampilan gambar kecil dari gambar asli Anda. Jika layer merupakan sebuah tulisan atau text, maka gambar tampilannya adalah sebuah huruf T.
Layer ini juga menunjukkan bahwa layer ini adalah layer yang dalam kondisi aktif atau terpilih. Layer yang sedang aktif akan mempunyai warna yang berbeda dengan layer yang tidak aktif.
Tiap sebuah layer bisa mempunyai nama yang berbeda beda. Secara default, Photoshop akan membuat layer dengan nomor yang berurutan. Nama layer ini bisa diganti dengan cara melakukan klik 2 kali pada nama layernya, kemudian Anda tinggal mengetikkan nama yang diinginkan.
Namun saat melakukan klik 2 kali, harus tepat pada nama layernya, karena kalau tidak, maka kita justru masuk ke pengaturan Layer Style. Jika klik 2 kali dilakukan pada thumbnail text layer, maka kita akan langsung membuat blok pada layer tulisan tersebut.
Anda juga bisa menyeleksi layer dengan melakukan klik kanan pada thumbnail layer kemudian memilih Layer Transparency. Atau dengan melakukan Ctrl + klik pada thumbnail layer.

K. Eye Ball / Visibility
Digunakan untuk mengatur tentang tampil atau tidaknya sebuah layer yang sedang Anda kerjakan dengan Photoshop. Cara pakainya, dengan melakukan klik pada icon tersebut.

L. Palette Menu
Icon ini digunakan untuk menampilkan pilihan menu palet. Menu palet ini berhubungan dengan fungsi palet yang sedang Anda tampilkan.

M. Opacity
Digunakan untuk mengatur tingkat transparansi layer. Semakin kecil nilai prosentasenya, maka layer/gambar Anda akan semakin transparan.

N. Fill Opacity
Digunakan untuk mengatur tingkat transparansi layer. Namun tidak sama dengan Opacity, karena Fill ini tidak mengatur bagian yang merupakan Layer Style. Jadi pilihan Fill ini akan bermanfaat jika Anda juga menerapkan Layer Style.

O. Layer Style option
Gambar icon F pada layer ini menunjukkan bahwa pada layer ini terdapat efek Layer Style, sementara gambar segitiga di sebelah kanan ini digunakan untuk menampilkan atau tidaknya informasi detil Layer Style yang digunakan.

P. Locked layer
Gambar icon gembok (maksudnya kunci) ini menunjukkan bahwa layer ini dalam kondisi terkunci. Biasanya gambar dengan ekstension .jpg akan mempunyai layer background yang selalu terkunci. Untuk membuka kunci pada layer background ini, caranya dengan melakukan klik 2 kali pada layer tersebut, kemudian klik OK pada kotak dialog yang muncul.





"Semoga Bermanfaat "
Baca selengkapnya » 0 komentar

Rabu, 11 September 2013

PENGERTIAN DAN SEJARAH PHOTOSHOP

Pengertian Photoshop adalah program atau aplikasi yang khusus untuk membuat dan memanipulasi / mengedit objek atau gambar. Adobe Photoshop ini biasanya banyak digunakan oleh para photografer digital dan perusahaan iklan. Bersama Adobe Acrobat, Adobe Photoshop ini merupakan produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Saat ini Adobe Photoshop tidak hanya dirancang untuk sebuah pengeditan gambar / foto tetapi sekarang sudah berkembang dan dapat dipakai untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web dan juga sudah disertai dengan aplikasi seperti Adobe Image Ready. Setelah mengetahui apa pengertian photoshop, kini simak bagaimana asal mula berdirinya photoshop atau sejarah photoshop.

Pengertian dan Sejarah Photoshop

Sejarah Photoshop

Seorang mahasiswa PhD di Universitas Michigan yaitu Thomas Knoll, pada tahun 1987 menulis suatu program pada Macintosh Plus untuk menampilkan sebuah gambar Grayscale pada layar monokrom. Bersama dengan saudaranya yaitu John Knoll yang juga karyawan dari Industrial Light & Magic, merubahnya menjadi program penyunting gambar. Pada tahun 1988 kedua kakak beradik itu merubahnya dengan nama ImagePro. Setelah tahun itu, Thomas mengubah nama programnya menjadi Photoshop dan bekerja dalam jangka pendek dengan produsen scanner Barneyscan untuk mendistribusikan salinan dari program tersebut dengan slide scanner; "total sekitar 200 salinan Photoshop telah dikirimkan".

Selama waktu itu, John bepergian ke Silicon Valley di California dan memberikan demonstrasi program itu kepada insinyur di Apple Computer Inc. dan Russell Brown, direktur seni di Adobe. Kedua demonstrasi itu berhasil, dan Adobe memutuskan untuk membeli lisensi untuk mendistribusikan pada bulan September 1988. Sementara John bekerja pada plug-in di California, Thomas tetap di Ann Arbor untuk menulis kode program. Photoshop 1.0 dirilis pada 1990 khusus untuk Macintosh.

Versi terbarunya yang dirilis pada tahun 2005, adalah versi 9. Program ini dipasarkan dengan nama "Photoshop CS2. Versi beta Photoshop CS3 telah dirilis untuk pengguna CS2 pada tanggal 15 Desember 2006. Versi berikutnya diliris dilengkapi dengan ''Adobe Camera RAW'', sebuah plugin yang dikembangkan oleh Thomas Knoll yang dapat membaca beberapa format file RAW dari kamera digital dan mengimpornya langsung ke Photoshop. Versi awal RAW plugin ini juga tersedia untuk Photoshop 7.0.1 dengan tambahan biaya $99 USD.

Sampai di tahun 2013 ini Adobe Photoshop sudah meliris dengan versi terbarunya yaitu Adobe Photoshop CS 6 dan mungkin tidak lama lagi akan keluar versi paling terbarunya.

Nah itulah Pengertian dan Sejarah Photoshop yang dapat saya ulas, semoga bermanfaat.
Baca selengkapnya » 0 komentar

Copyright © Yayan Saputra ~ 2010

Template By Nano Yulianto