Selasa, 24 September 2013

Belajar Google Sketch up 8

menciptakan sebuah obyek 3D di ‘Google SketchUp’ cukup dengan 3 alat bantu atau ‘kakas‘ (tool) saja seperti ini,
Belajar Google SketchUp 8 Konsep
pengisi ruang kiriBelajar Google SketchUp 8 Pencil       Belajar Google SketchUp 8 Push-Pull Belajar Google SketchUp 8 Orbit
Pensil‘ (‘Line’) dipakai untuk membuat ‘garis’ (border) dan ‘bidang datar’ (2D); ‘Push/Pull‘ untuk me”melar”kan bidang datar jadi obyek 3D; ‘Orbit‘ untuk mengubah sudut pandang obyek 3D yang perlu saat menyunting.
Betul gampang kalau membuat 3D sesederhana ini; ikon juga lumayan intuitif, mudah difahami. Tapi ini ‘kan teori. Pelaksanaannya, gampang juga?
Kita coba menjelajah ‘Google SketchUp’.

P r a k t i k

Download program di situs Google SketchUp (versi 8.0, 63 MB).
Instal dan jalankan.
Dapatkan ketiga kakas di atas. Cari juga 3 kakas lain untuk membantu pembuatan obyek 3D kita, ‘Select‘, ‘Move/Copy‘, dan ‘Pan‘. Mudah dikenali, ada tulisan di ikonnya.
Oke semua ketemu, kita mulai. Kita akan menggambar contoh rumah di atas.

Belajar Google SketchUp 8 SumbuRuang gambar
— 3-sumbu jadi acuan menggambar 3D:
merah‘ (kiri-kanan), ‘hijau‘ (depan-belakang), ‘biru‘ (atas-bawah). Atur pandangan ruang gambar dengan ‘Orbit’ (dan ‘Pan’) sehingga obyek terlihat jelas di arah ketiga sumbu tersebut.
2D: Bidang, permukaan — Gambarlah sebuah bidang datar memakai ikon ‘Persegi’. ‘Orang’ belum diperlukan, boleh dihapus. Orang jadi acuan kasar saat menentukan ketinggian obyek 3D (rumah, bangunan, kursi, meja, tempat tidur, dll.).
3D: Balok — gunakan ikon ‘Push/Pull’, tarik ke atas sejajar sumbu ‘biru’ untuk membuat ketinggian. Jadi sudah obyek 3D kita.
Atap — ganti dengan ikon ‘Pensil’. Telusuri salahsatu tepi hingga ketemu titik-tengah warna ‘hijau’, dan klik. Gambar garis ke tepi di seberangnya juga di titik-tengah, dan klik. Garis ini calon atap.
Sekarang ikon ‘Move’. Telusur garis atap hingga ketemu titik-tengah warna ‘hijau’. Tekan dan tahan tombol [Shift], tarik keatas sejajar sumbu ‘biru’. Perhatikan gambar sumbu ‘biru’ tipis bertulisan ‘On Blue Axis’ kalau tepat sejajar. Horee… rumah induk jadi.

Belajar Google SketchUp 8 MoveRumah ‘anak’
— dengan cara yang sama buat rumah berukuran lebih kecil di sebelah rumah induk. Tarik alas ‘persegi’ dengan ‘Push/Pull’ sehingga ketinggian sama dengan tinggi rumah induk.
Tahunya sama? Sambil menarik ke atas, simpangkan ikon ‘Push/Pull’ ke bangunan induk. Ada garis putus-putus bertulisan ‘On Edge’. Stop, tinggi sudah sama.
Lanjutkan dengan membuat atap. Jadilah rumah ‘anak’.
Menggabungkan 2 obyek — rumah anak akan kita ‘lebur’ ke bangunan induk. Blok seluruh rumah anak (garis biru tebal). Pakai ikon ‘Move’ untuk menggeser rumah anak ‘menembus’ bangunan induk. Stop, saat ujung atap rumah anak tepat menyentuh atap rumah induk.
Tahunya tepat menyentuh? Tempatkan ikon ‘Move’ pas di ujung atap rumah anak. Begitu menyentuh atap rumah induk, muncul tulisan ‘On Face’.
Rumah ‘induk’ dan ‘anak’ belum lebur. Masih ikon ‘Move’, klik kanan. Pilih ‘Intersect’ dan klik ‘Intersect Model’. Lebur.
Horee… rumah kita akhirnya jadi!

Lanjut…

Belum puas! ‘Orang’ itu masihkah ada di dalam? Kasihan. Oke, kita buatkan jendela agar bisa bernafas. Pakai ‘Persegi’ untuk menggambar jendela. Dinding mana, terserah. Sudah jadi, klik jendela dan tekan [Del]. Bolong! Syukurlah, masih ada dia.
Bayangan bisa? Klik menu [View]-[Shadow]. Ada bayangan sekarang. Asyik!
Boleh dong ada warnanya. Banyak maunya ‘nih. Oke, klik ‘Kaleng Cat’, muncul menu, pilih ‘Roofing’ untuk atap dan silakan klik jenis atapnya. Tuangkan ‘cat’ di atas atap!
Belajar Google SketchUp 8 Simple HouseLanjutkan bikin pintu, dinding dicat, jendela diberi kaca (ulangi gambar ‘Persegi’ di jendela bolong lalu ‘cat’ dengan bahan tembus pandang ‘Translucent’)… dst., dst. Kira-kira hasilnya seperti di samping. Cantik, ya.
Update (terlupakan): klik menu [Window]-[Component]; ada pohon, mobil, bangku taman di sana untuk menyemarakkan rumah. Update gambar di samping menyusul segera… (sudah).

Selamat datang di Google SketchUp, mari sama-sama kita bangun rumah pertama kita. Tipe ‘RSS’, gratis.

:D    (untuk pemula, bisa ini semua sudah luar biasa; jadi, google sketchup gampang atau susah?)
Baca selengkapnya » 0 komentar

Membuat animasi motion guide di adobe flash

Membuat animasi motion guide, adalah membuat sebuah jalur yang bisa di ikuti oleh sebuah objek, misalnya kita ingin membuat sebuah Lingkaran yang bergerak membentuk Kotak berulang ulang, membuat animasi motion guide tidaklah sulit, dan kali ini Saya akan membagikan sedikit pengetahuan saya mengenai cara membuat animasi Motion guide,. :)
Langkah..
  1. Buat dokumen baru, Actionscript 2.0/3.0
  2. Pada Layer 1>Frame 1, Buat objek Lingkaran menggunakan oval tool.
  3. Lalu pada Layer 1> Klik kanan pilih Add Motion Guide.
  4. Diatas Layer 1 akan muncul layer motion guide dengan nama "Guide:Layer 1"
  5. Pada Layer Guide buat sebuah jalur menggunakan Pencil Tool, yang nantinya akan di ikuti oleh objek lingkaran yang kita buat sebelumnya,
  6. Pada Layer 1>Frame 1, Pindahkan Objek Bola tepat pada ujung jalur yang kita buat, 
  7. Kembali ke Layer 1>Frame 1, Klik frame 20 pada Layer 1, >Insert Keyframe
  8. Lakukan hal yang sama pada layer Guide.
  9. Pada Layer 1>Frame 20, Pindahkan Objek Bola tepat pada ujung jalur yang lainya
  10. Lalu klik pada sembarang frame, "tapi tetap di antara frame 1-20 pada Layer 1", Klik kanan Insert Tween Motion,.."MENGAPA TWEEN MOTION?" (Karena kita membutuhkan tween motion untuk membuat objek bola bergerak dari ujung jalur sampai ujung yang satunya....
  11. Terakhir tekan CTRL+ENTER, untuk melihat hasilnya....... ^_^
Bila belum memiliki Adobe Flash CS3 silahkan download>> Here
Untuk Tutorial Lengkap + Video Silahkan di download >> Here
Baca selengkapnya » 0 komentar

Membuat animasi motion shape di adobe flash

Shape motion adalah animasi untuk merubah bentuk objek. Untuk cara pembuatanya ikuti langkah-langkah dibawah ini.
  1. Buatlah objek baru di lembar kerja , caranya klik pada frame 1 kemudian buatlah sebuat objek di area kanvas. Lihat contoh gambar.
motion shape
motion shape
2. Kemudian pada frame 20 (atau frame yang anda inginkan) lakukan klik kanan kemudian pilih Insert Blankkeyframe, maka pada frame 20 ini akan kosong lembar kerjanya.
motion shape
3. ada kanvas yang kosong tadi buatlah objek baru yang berbeda dengan objek yang pertama kita buat tadi.motion shape 3
4. Untuk melakukan motion shape, klik di tengah-tengah antara frame 1 sampai dengan frame 20, kemudian pada bagian properties,  ganti tween menjadi shape.
motion shape 4
Setalah itu objek akan terlihat perubahan bentuknya. Lihat gambar dibawah
motion shape 5
5. Anda bias menambahkan keyframe pada frame 30 supaya objek terakhir tidak langsung ganti.
4. Ctrl + enter untuk menjalankan.
Tetapi langkah diatas tidak bisa digunakan pada objek yang berbentuk teks. Untuk objek yang berbentuk teks anda harus merubahnya kedalam bentuk symbol terlebih dahulu. Caranya,
-          Klik kanan pada objek teks yang anda buat tadi, kemudian klik Break Apart (Ctrl+B) 2x.
motion shape 6
Untuk Tutorial dalam bentuk dokumen Word silahkan download disini  shape motion
Baca selengkapnya » 0 komentar

Membuat animasi motion tween di adobe flash

Cara membuat animasi flash dengan motion tweening
1. Kamu harus buat gambar. Contoh yang paling mudah adalah buat gambar lingkaran dengan menggunakan oval tool
2. Jaring gambar itu dengan menggunakan selection  tool (panah hitam pojok kiri)
3. Tekan F8 sehingga muncul kotak yang bertuliskan Convert To Symbol
4. Klik pada bulatan movie clip. Registration digunakan untuk memindahkan poros atau pusat gambar. Setelah selesai klik OK
flash1
5. Klik pada frame yang diinginkan.Misal pada frame ke 20
6. Klik kanan pada frame 20 tersebut, kemudian klik insert key frame atau tekan F6 motion tween 2
7. Pindahkan gambar sesuai keinginan, misal ke kanan, kiri atau bawah.
Jika ingin gambar berpindah lurus maka, tekan shift saat memindahkan gambar.
8. Klik frame yang ada di tengah-tengah antara frame 1 dan frame 20
9. Klik kanan pada frame tersebut dan klik create motion tweening.
Sehingga muncul tanda panah antara frame 1 dan frame 20. Atau pada  Properties di bawah stage pilih Tween Motion.
3-20
10. Tekan enter atau ctrl+ enter untuk menjalankan animasi tersebut.
Selamat mencoba!!!!!
Baca selengkapnya » 0 komentar

Minggu, 15 September 2013

Dasar Dasar 3 ds max 9

3ds Max adalah sebuah program aplikasi untuk merancang suatu model objek 3D dan juga animasinya. Untuk pembahasan selanjutnya dalam tutorial ini, saya menggunakan 3ds Max versi 9.
Antarmuka (Interface) 3ds Max 9

Tampilan layar 3ds max 9
a.  Main toolbar: toolbar yang berisi fungsi-fungsi 3ds max 9 secara umum dan sering dipergunakan, seperti select, move, rotate, scale, dan lain-lain.
b.  Viewport: area kerja Anda melakukan pemodelan dan pengeditan objek. Viewport sendiri terdiri dari 4 layar: Top, Front, Left, dan Perspective.
c.  Time slider: penunjuk frame aktif saat ini. Time slider ini dipergunakan untuk animasi.
d.  Time control: sekelompok toolbar yang berfungsi untuk mengatur dan membuat animasi.
e. Viewport navigation control: sekelompok toolbar yang berfungsi untuk mengatur tampilan viewport.
f.  Command panel: panel untuk mengakses secara cepat fungsi-fungsi 3ds max, seperti pembuatan objek, modifikasi objek, gerakan objek (motion), dll.
g. Object categories: hanya ada dalam tab Create. Object categories berfungsi mengelompokkan objek berdasarkan jenisnya. Anda dapat membuat objek dengan memilih detail objek dari jenisnya.
h.  Command panel rollout: rincian detail setting dari setiap fungsi yang ada pada setiap objek.
Objek Geometry
Objek geometry adalah objek dasar 3D dalam 3ds max yang terdiri dari beberapa jenis. Dua diantaranya:
  1. Standard primitives, yaitu Box, Sphere, Cylinder, Torus, Teapot, Cone, GeoSphere, Tube, Pyramid, dan Plane.
  2. Extended primitives, yaitu Hedra, ChamferBox, OilTank, Spindle, Gengon, RingWave, Prism, TorusKnot, ChamferCyl, Capsule, L-Ext, C-Ext, dan Hose.
Membuat objek Box
Sebagai contoh, mari buat object Box dengan ukuran 120 x 80 x 30.
Box ukuran 120 x 80 x 30
1.  Buka program 3ds max 9
2.  Perhatikan gambar klik objek box di bawah ini. Anda klik tab Create, setelah itu pastikan tombol Geometry aktif. Dalam rollout Object Type, Anda klik tombol Box.

klik objek Box
3.  Perhatikan gambar posisi klik membuat objek box secara langsung di bawah ini. Pada layar viewport Top, Anda klik pada posisi P1, setelah itu drag (tahan klik kiri dan geser) ke posisi P2. Terakhir klik pada posisi P3.

posisi klik membuat objek box secara langsung
4.  Objek box telah berhasil dibuat, tetapi ukurannya tidak sesuai yang diinginkan. Untuk itu Anda perlu memodifikasi ukurannya. Perhatikan gambar klik tab Modify di bawah ini. Anda klik tab Modify.

klik tab Modify
5.  Perhatikan gambar mengubah ukuran objek box di bawah ini. Dalam rollout Parameters, Anda ubah nilai Length = 120, Width = 80, dan Height = 30.

mengubah ukuran objek box
6.  Perhatikan gambar klik Zoom Extents All di bawah ini. Pada sudut kanan bawah layar Anda klik tombol Zoom Extents All untuk men-zoom seluruh viewport agar terlihat jelas.

klik Zoom Extents All
Objek Shape
Objek shape adalah objek dasar 2D yang dapat berbentuk garis, lingkaran, teks, kurva, dan bentuk lainnya.
Kegunaan dari objek shape, bisa sebagai objek dasar membentuk objek 3D, maupun sebagai garis alur animasi.
Terdapat 11 objek shape dalam 3ds max ini, yaitu Line, Circle, Arc, NGon, Text, Section, Rectangle, Ellipse, Donut, Star, dan Helix.
Membuat objek Arc
Contoh berikut ini, Anda akan membuat sebuah objek Arc dengan radius: 50, from: 235, to: 200.
Arc
1.  Reset untuk memulai membuat objek baru. Klik menu File –> Reset. Akan tampil kotak dialog yang meminta Anda untuk menyimpan hasil pekerjaan, Klik No jika tidak ingin disimpan. Setelah itu tampil kotak dialog yang menanyakan apakah Anda benar-benar ingin me-reset, klik Yes.
2.  Perhatikan gambar klik tombol Arc di bawah ini. Anda klik tab Create, setelah itu klik tombol Shapes. Dalam rollout Object Type, Anda klik tombol Arc.
klik tombol Arc
3.  Perhatikan gambar posisi klik membuat objek Arc di bawah ini. Pada layar viewport Top, Anda klik pada posisi P1, setelah itu drag ke posisi P2.
posisi klik membuat objek Arc
4.  Klik tab Modify. Perhatikan gambar mengubah ukuran objek Arc di bawah ini. dalam command panel rollout Parameters, ubah nilai Radius = 50, From = 235, dan To = 200.
mengubah ukuran objek Arc
Memindahkan objek
Anda dapat memindahkan posisi objek dengan menggunakan tombol Select and Move.
a.   Memindahkan langsung
Contoh berikut ini memindahkan objek Pyramid ke arah kanan secara langsung.
1.  Lakukan reset jika masih ada objek pada layar, klik menu File –> Reset
2.  Anda klik tab Create, setelah itu pastikan tombol Geometry aktif. Dalam rollout Object Type, Anda klik tombol Pyramid.
3.  Perhatikan gambar posisi klik membuat objek pyramid di bawah ini. Pada layar viewport Top, Anda klik pada posisi P1, setelah itu drag ke posisi P2, terakhir klik pada posisi P3.
 
posisi klik membuat objek pyramid
4.  Perhatikan gambar mengubah ukuran objek pyramid. Dalam command panel rollout Parameter secara langsung, Anda ubah nilai Width=100, Depth=120, dan Height=50.
mengubah ukuran objek pyramid
5.  Perhatikan gambar klik tombol Select and Move di bawah ini. Dalam main toolbar, Anda klik toolbar Select and Move.
klik tombol Select and Move
6.  Perhatikan gambar posisi memindahkan objek pyramid ke arah kanan di bawah ini. Secara langsung Anda klik pada posisi P1, lalu drag ke posisi P2.
posisi memindahkan objek pyramid ke arah kanan
Catatan: ketika Anda mengaktifkan tombol Select and Move, maka akan tampil transform gizmo pada objek terpilih, di mana bentuk transform gizmo adalah panah koordinat X, Y, dan Z. anda mendekatkan pointer mouse pada salah satu sumbu koordinat, misal X, maka pergerakan pemindahan objek hanya pada bidang X saja. Jika Anda mendekatkan pointer mouse dan mengklik pada posisi garis sudut siku, maka arah pemindahan akan dilakukan secara bebas.
hasil pemindahan objek pyramid ke arah kanan (mengikuti sumbu X)
b.   Memindahkan dengan Jarak
Melanjutkan contoh sebelumnya, Anda akan memindahkan objek pyramid ke kiri sejauh 150 dan ke bawah sejauh 50.
1.  Melanjutkan contoh sebelumnya.
2.  Dalam main toolbar, Anda klik toolbar Select and Move.
3.  Pilih objek pyramid secara langsung dengan mengkliknya.
4.  Kemudian tekan tombol F12 pada keyboard. Berikutnya tampil jendela Move Transform Type-In seperti pada gambar jendela Move Transform Type-In di bawah ini.
jendela Move Transform Type-In
5.  Perhatikan gambar di atas. Dalam grup Offset:World, baris X Anda ketik -150. Kemudian baris Y Anda ketik -50. (sebagai acuan, tanda – yang diketik pada baris X menunjukkan objek berpindah ke kiri, sedangkan tanda – pada baris Y menunjukkan objek berpindah ke bawah).
6.  Tutup jendela Move Transform Type-In dengan klik tombol X di sudut kanan atas atau tekan tombol Esc pada keyboard.
 Hasil move transform type-in
Baca selengkapnya » 2 komentar

Dasar Animasi Flash

Tutorial ini akan mengawali Anda untuk mempelajari Flash. Konsep dan teknik dasar dijelaskan secara mendetail sehingga dapat dengan mudah dimengerti, dicoba dan dipahami.

Tutorial ini menggunakan Macromedia Flash MX. Tetapi tidak menutup kemungkinan Anda juga bisa menggunakan Macromedia Flash MX 2004 karena konsepnya hampir sama.

Pembahasan dalam Tutorial ini adalah:
- Lingkungan Flash MX
- Shape, Stroke, Fill & Object
- Property Inspector
- Arrow & Sub Selection Tool
- Merubah Objek menjadi Symbol
- Melihat Symbol di Library
- Membuat Symbol Baru
- Merubah Master Symbol
- Merubah Instance
- Animasi
- Insert Blank Keyframe
- Insert Keyframe
- Motion Tweening
- Membuat Bola Memantul
- Movieclip

Tutorial ini dalam bentuk PDF yang dikompresi dengan format ZIP. Jadi Anda harus mempunyai Winzip untuk membuka kompresi tersebut dan Adobe Acrobat Reader untuk melihat tutorialnya.

[ Download PDF]
Baca selengkapnya » 0 komentar

Dasar Action script

Actionscript adalah bahasa pemrograman yang ada di Flash. Jadi selain bisa menggambar dan animasi, Flash juga mempunyai kemampuan untuk pemrograman.
Jadi sebelum mendownload eBook atau Tutorial ini, pastikan Anda sudah mempunyai dasar menggambar dan animasi Flash. Bila belum, silahkan terlebih dahulu mempelajarinya.

[ Klik di Sini untuk mempelajari Dasar Animasi Flash ]

Kalau sudah mempunyai dasar menggambar dan animasi Flash. Silahkan lanjut ke bawah...

-oO0-

Berikut ini adalah Preview Bab 1 tentang Actionscript dari buku "123 Tip & Trik Actionscript Flash MX 2004" karangan Zeembry.

Sengaja tidak dipublish semuanya karena penulis masih terikat kontrak dengan Penerbit. Dan buku tersebut masih beredar di toko-toko buku.

Semoga dengan sedikit tutorial di bawah ini bisa membuka wawasan pemula tentang Actionscript yang kalau dipelajari dan dipahami dengan benar tidak begitu sulit. Dan setelah itu bisa didiskusikan di forum dan milis Babaflash supaya pengetahuan ini bisa berkembang
Baca selengkapnya » 0 komentar

Copyright © Yayan Saputra ~ 2010

Template By Nano Yulianto